Minum Jamu Setelah Melahirkan, Bolehkah dan Amankah?

Minum jamu sesudah melahirkan dipercaya bisa memulihkan keadaan kesehatan dan postur tubuh. Beberapa jamu pun diyakini bisa mempertahankan kebersihan dan kecantikan organ kewanitaan maupun memperlancar pembuatan air susu ibu.

Berbagai macam jamu yang umumnya di minum pasca-persalinan antara lain galian singset, uyup-uyup (campuran daun katuk, temu giring, temu lawak, lempuyang, kunyit, dan kencur), jahe, temu kunci, dan beras kencur yang diyakini bisa menghindari infeksi atau peradangan karena luka pasca-persalinan dan menunjang memicu pembuatan ASI.

Tetapi, bolehkah meminum jamu-jamu itu sesudah melahirkan?

Beberapa riset mengemukakan kalau kaum ibu boleh saja minum jamu sesudah melahirkan buat meredakan rasa nyeri ataupun tak enak. Namun, utama buat mengenali terlebih dulu kadar bahan alami pada jamu itu.

Karena, tak seluruh bahan alami pada bumbu atau rempah-rempah bagus disantap oleh ibu yang baru melahirkan dan menyusui. Tetapi, bila jamu dibuat dari dari rempah-rempah alami, seperti temulawak, temu kunci, jahe, kunyit, dan lain sebagainya, condong aman dan baik bagi keadaan tubuh ibu sesudah melahirkan.

Rempah seperti kunyit memiliki kandungan beragam mineral dan vitamin, termasuk vitamin B6 dan vitamin C, magnesium, mangan, serta kalium yang baik buat tubuh ibu melahirkan. Disamping itu, kunyit bisa menyembuhkan sakit perut dan mengobati luka pasca-persalinan berkat karakter antiradang yang terdapat di dalamnya.

Bahan penting yang pula kerap kali dipakai sebagai minuman jamu sesudah melahirkan ialah jahe. Jahe memiliki kandungan selenium, mangan, kalium, zat besi, magnesium, vitamin B6 dan vitamin E.

Jahe pun terkenal dengan watak antiradang yang menunjang melancarkan pengobatan luka sesudah melahirkan. Kadar galaktagog dalam jahe bisa menunjang memicu pembuatan ASI buat Si Kecil.

Walaupun condong aman, meminum jamu sesudah melahirkan masih diperlukan riset ilmiah lebih mendalam tentang keefektifan kadar beragam rempah alami di dalamnya buat mengembalikan keadaan tubuh ibu sesudah melahirkan.

Disamping itu, butuh pula memperhatikan jumlah jamu yang diminum. Meski condong aman, rempah-rempah ataupun daun herbal alami pada jamu barangkali mempunyai efek samping khusus bila diminum dalam jumlah berlebihan. Terlebih bila jamu itu di dalam bungkusan sebab umumnya memiliki kandungan perpaduan bahan lain.

Disamping itu, keadaan tubuh tiap-tiap ibu melahirkan berlainan sehingga mengkonsumsi jamu sesudah melahirkan dapat saja memunculkan dampak samping khusus yang beda juga.

Dokter barangkali saja meresepkan obat-obatan yang mesti ibu konsumsi sesudah melahirkan. Dicemaskan, ada interaksi jamu tradisionil dan obat yang kurang baik buat kesehatan ibu. Akibat itu, konsultasikan terlebih dulu sebelum meminum jamu.